Detail Cantuman
Advanced SearchDisertasi
Determinan kinerja auditor dan implikasinya pada produktivitas kerja auditor manajemen keselamatan kapal di direktorat jenderal perhubungan laut kementrian perhubungan republik indonesia
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi auditor, kohesivitas tim, dan budaya kerja baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap kinerja auditor, di samping itu juga untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi auditor, kohesivitas tim, budaya kerja, dan kinerja auditor baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap produktivitas kerja auditor manajemen keselamatan kapal di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Penelitian ini bersifat eksplanatif dan verifikatif, adapun metode penelitian yang digunakan adalah survei. Populasi penelitian sejumlah 287 Auditor Manajemen Keselamatan Kapal di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik sampel jenuh dan diperoleh jumlah sampel 237 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SPSS dan Lisrel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun bersama-sama kompetensi auditor, kohesivitas tim, dan budaya kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja auditor. Variabel dominan yang mempengaruhi kinerja auditor adalah kompetensi auditor. Kontribusi variabel kompetensi auditor, kohesivitas tim, dan budaya kerja terhadap kinerja auditor adalah sebesar 60% dan sisanya dikontribusi variabel lain yang tidak diteliti. Sementara itu, baik secara parsial maupun bersama-sama kompetensi auditor, kohesivitas tim, budaya kerja dan kinerja auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Variabel dominan yang mempengaruhi produktivitas kerja auditor adalah kinerja auditor. Kontribusi variabel kompetensi auditor, kohesivitas tim, budaya kerja dan kinerja auditor terhadap produktivitas kerja auditor adalah sebesar 83% dan sisanya dikontribusi variabel lain yang tidak diteliti.
Dalam penelitian ini variabel kinerja auditor selain berperan sebagai variabel dominan terhadap produktivitas kerja, juga berperan sebagai variabel full mediating bagi variabel kompetensi auditor, kohesivitas tim, dan budaya kerja dalam mempengaruhi produktivitas kerja auditor. Implikasi dalam penelitian ini, untuk meningkatkan kinerja auditor agar memperhatikan variabel kompetensi auditor khususnya dimensi pengetahuan, sedangkan untuk meningkatkan produktivitas kerja auditor agar memperhatikan variabel kinerja auditor khususnya dimensi kualitas kerja.
Kata kunci: Kompetensi Auditor, Kohesivitas Tim, Budaya Kerja, Kinerja Auditor, Produktivitas Kerja Auditor.
Ketersediaan
DIS FEB-B 322 21 | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri |
-
|
---|---|
No. Panggil |
DIS FEB-B 322 21
|
Penerbit | UPI Y.A.I : Jakarta., 2021 |
Deskripsi Fisik |
-
|
Bahasa |
Indonesia
|
ISBN/ISSN |
1866390001
|
Klasifikasi |
NONE
|
Tipe Isi |
-
|
Tipe Media |
-
|
---|---|
Tipe Pembawa |
-
|
Edisi |
-
|
Subyek | |
Info Detil Spesifik |
-
|
Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain